Wakapolres Puncak Jaya Buka Pelatihan Peningkatan Kemampuan Ketrampilan dan Etika Pelayanan Publik

Puncak Jaya – Dalam rangka mendukung Program Quick Wins Presisi, Wakil Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya Kompol Philip M. Ladjar, S.H membuka pelatihan peningkatan kemampuan dan keterampilan dan etika pelayanan publik bagi anggota Polres Puncak Jaya, Senin (5/12/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan yang digelar di Aula Sosialisasi Mako Polres Puncak Jaya siang tadi juga diikuti Kabag Sumda Polres Puncak Jaya AKP Joni Bubang, pemateri Kasat Samapta Polres Puncak Jaya Ipda Kasroni Manurung, S.H serta seluruh personel Polres Puncak Jaya dan Polsek jajaran.

Wakapolres Puncak Jaya Kompol Philip M. Ladjar, S.H dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai institusi yang bertugas memberi keamanan dan kenyamanan warga negara, Polri berkewajiban memberikan pelayanan publik secara prima sebagaimana amanat Undang-undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, selain itu juga Polri juga diamanatkan menjunjung etika kemasyarakatan berupa sikap moral yang senantiasa memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum dan puncaknya melayani publik dengan mengindahkan kearifan lokal dalam budaya Indonesia.

BACA JUGA:  14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

Lanjut orang nomor dua dalam Kepolisian Resor Puncak Jaya ini, melihat potret inilah maka diperlukan wajah kepolisian yang lebih ramah, humanis tanpa meninggalkan sisi tegas, bersih, kredibil dan berwibawa, indikator bersih disini meliputi sikap penolakan terhadap pelaku KKN, tidak melakukan perbuatan tak patut seperti diskriminasi, penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan prosedur serta jauh dari hal-hal yang melanggar kode etik.

BACA JUGA:  Sekretaris Daerah Pastikan Roda Pemerintahan Jabar Tetap Berjalan

“Disinilah pelayanan publik propartif (progresif dan partisipatif) itu dimulai sebagai sebuah metode pendekatan yang berkeadilan yang digagas oleh Ombudsman Republik Indonesia dan diharapkan juga terbangun di tubuh Polri, pendekatan propartif memiliki titik tekan pada sikap, proses dan keterampilan yang wajib terhubung dan tergantung satu dengan yang lainnya, singkatnya dalam memberikan pelayanan publik ketiga segmen ini harus berjalan secara bersama sehingga tidak muncul satu frase bahwa melayani tak cukup dengan hati tetapi melayani harus dengan ahli demi pelayanan publik yang manusiawi,” terang Kompol Philip Ladjar.

BACA JUGA:  Syafrudin Budiman Bacaleg DPR RI DKI Jakarta I Mulai Turun Siapkan Saksi Pemenangan PAN

Kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan dan keterampilan etika pelayanan publik dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Kasat Samapta Polres Puncak Jaya Ipda Kasroni Manurung, S.H dan diikuti oleh seluruh personel naik Polres Puncak Jaya dan Polsek jajaran. (*)