Sikapi Aksi Pemalangan Jalan di Kampung Pagargom, Pemerintah Daerah Bersama TNI-Polri Turun Langsung Buka Pemalangan Jalan Trans Papua Wamena-Mulia

Lidiknet, Puncak Jaya – Menyikapi aksi pemalangan jalan yang terjadi di kampung Pagargom Distrik Waegi, Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya bersama Aparat Gabungan TNI-Polri turun langsung untuk membuka pemalangan jalan yang juga merupakan jalur utama Jalan Trans Papua Wamena-Mulia, Sabtu (27/8/2022).

Dalam giat pembukaan pemalangan diikuti oleh Danyon Satgas Organik Raider 301/PKS Letkol Inf. M. Syaifuddin Fanany, S.H., M.Ip., Kabag Ops Polres Puncak Jaya Kompol Sarifudin Ahmad, Kabag Humas Pemda Puncak Jaya Akbar Fitrianto, S.STP (mewakili Bupati Puncak Jaya), Pasi Ops Kodim 1714/PJ Kapten Inf. Daniel Sine, Pasi Ops Satgas Raider Khusus 113/JS Lettu Inf. Arius Adam, Kepala Kesbangpol Puncak Jaya Keni Wonda, S.Sos serta para personel TNI-Polri yang ada diwilayah Puncak Jaya.

Perlu diketahui bersama bahwa aksi pemalangan jalan di Kampung Pagargom Distrik Waegi telah berlangsung selama 4 hari, adapun pemicunya adalah karena warga masyarakat sekitar menuntut kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya untuk membayarkan uang duka pasca terjadinya lakalantas di Distrik Gurage beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA:  Melalui Petani Milenial, bank bjb Dorong Anak Muda Punya Bisnis dengan Tinggal di Desa, Rezekinya Kota dan Mendunia

Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Polres Puncak Jaya Kompol Sarifudin Ahmad saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hari ini kami bersama Pemerintah Daerah dan aparat TNI turun langsung ke TKP pemalangan jalan yang ada di Kampung Pagargom Distrik Waegi untuk membuka pemalangan jalan tersebut.

BACA JUGA:  Pembukaan Kejuaraan Taekwondo Piala Bupati Kendal 2022

“Puji syukur alhamdulillah, setelah melewati koordinasi dan mediasi yang cukup alot antara warga masyarakat sekitar dan Pemerintah Daerah akhirnya masyarakat bersepakat untuk membuka pemalangan jalan tersebut dengan berbagai macam catatan diantaranya dalam waktu seminggu apabila Bupati Puncak Jaya tidak mendengarkan aspirasi terkait dukungan dana sebesar 1,2 M,” jelas Kabag Ops Polres Puncak Jaya.

BACA JUGA:  Sosialisasi Promosi Kesehatan ke 27 Kabupaten/ Kota Penting Dilakukan Konsisten

Sementara itu ditempat yang sama Danyon Satgas Organik Raider 301/PKS Letkol Inf. M. Syaifuddin Fanany, S.H., M.IP mengharapkan kepada warga yang melakukan aksi pemalangan jalan agar tidak lagi melakukannya karena apa yang menjadi keinginan dan aspirasi dari bapak-bapak sekalian akan kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bapak Bupati Puncak Jaya. (*)