Dana Bantuan PIP SDN 1 Pekon Kejadian Lom, Hilang Secara Misterius Dari Rekening Bank

LIDIKnet.com,Tanggamus – Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Pekon Kejadian Lom Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, Inisial AR, diduga kuat menggelapkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) dari awal pencairan bulan Mei tahun 2020 sampai saat ini tahun 2022. Jum’at(19/8/2022)

Sementara Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program bantuan pemerintah yang manfaatnya langsung menyentuh masyarakat, dengan implementasi bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai kepada siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai kebutuhan pendidikan.

Menurut Salah satu warga Pekon Tanjung Jati Kecamatan Cukuh Balak, BY(41) yang merupakan orang tua wali murid Binaya Salsabila siswi kelas V SDN 1 Pekon Kejadian Lom, ia mengatakan bahwa kecurigaannya berawal dari lima orang wali murid yang mencoba untuk mengecek ATM KIP di agen BRI link miliknya

Dan setelah di ceck, ke lima ATM KIP tersebut rata-rata kosong, namun tidak sampai disitu, BY mengambil inisiatif melanjutkan pengecekan ATM KIP milik anaknya ke Salah satu cabang Bank BRI, dan di temukan bahwa dana PIP milik anaknya tersebut selama dari tahun 2020 sampai tahun 2022 sudah ada yang mencairkan

“Menurut data yang saya terima dana tersebut sudah cair, tapi saya tidak tahu siapa yang mencairkan, bahkan menurut data, bahwa Penarikan terakhir yang dilakukan oleh seseorang tersebut tgl 23-3-2022 melalui BRI link sekitar umbul kluwih,”Kata BY

BACA JUGA:  Kabiddokkes Polda Jateng Resmikan Gedung Rehabilitasi Klinik Pratama Polres Pekalongan 

Lebih lanjut BY juga menjelaskan, bahwa setelah ia yakin ada oknum yang menggelapkan dana PIP milik anaknya tersebut, kemudian ia menemui AR yang merupakan kepala sekolah SDN 1 Pekon Kejadian Lom dengan tujuan untuk meminta penjelasan

Namun setelah BY meminta penjelasan kepada AR selaku Kepala Sekolah tersebut, AR menjawab bahwa Buku rekeningnya telah lama hilang

“Setelah semuanya sudah jelas bahwa anak saya dapat, AR meminta supaya saya tidak menceritakan dengan wali murid yang lain, sebab alasannya takut ricuh,”Jelas nya

Kemudian BY juga menuturkan, terkait dengan dana PIP tersebut, bahwa berdasarkan data yang ia terima, buku rekening KIP milik anaknya terbit pada tahun 2018 dan tahun 2020 kemudian menyusul ATM KIP yang diterbitkan

“Tetapi kok anehnya memasuki bulan Juli tanggal 25 tahun 2022, ATM KIP tersebut baru di bagikan, dan selama itu juga pihak sekolah sengaja tidak memberitahukan ke kami,”Tuturnya

Masih kata BY, dengan kejadian dana PIP milik anaknya yang raib tersebut, ia menduga kuat bahwa pihak sekolah sengaja menyembunyikan data seluruh siswa yang mendapatkan bantuan dana PIP, dengan tujuan untuk mengambil hak-hak para siswa didik.

BACA JUGA:  FGD Menghadapi Dinamika Penyesuaian Harga BBM Bersubsidi di Kabupaten Pekalongan

“Ada sekitar 50 siswa lebih yang mendapatkan bantuan tapi tidak di berikan oleh pihak kepala sekolah, dan diduga pihak sekolah telah manipulasi data, dengan membuat surat kuasa pembuatan buku rekening dan pencairan dana,”Ujarnya

Kemudian BY juga berharap agar pihak penegak hukum segera memproses AR oknum kepala sekolah yang diduga menggelapkan bantuan dana PIP para siswa-siswi SDN 1 Pekon Kejadian Lom Kecamatan Cukuh Balak

“Tidak hanya AR, tapi ada juga kepala sekolah sebelum AR yang berinisial WG, ia melakukan hal yang sama, bahkan siswi yang bernama Hafiza Tuzhariya Sampai sekarang uang PIP nya tidak di berikan,”

“Dan semua orang-orang yang terlibat di dalam kasus ini, tolong segera di panggil dan di proses, sebab kasus PIP di Cukuh Balak seperti fenomena gunung es,”Tandasnya

Setelah mewawancarai saudara BY, Tim LIDIKnet.com juga berhasil mewawancarai Saudara HLM (47) orang tua wali murid dari Kaila Husnida, dan SHL(55) Kakek dari siswi Hafiza Tuzhariya, dan mereka berdua memberikan keterangan yang sama terkait bantuan dana PIP yang digelapkan oleh pihak oknum kepala sekolah tersebut

BACA JUGA:  Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. H. Abdul Fikri Faqih Ingatkan Nadiem Soal Nasib Guru dan Tenaga Kependidikan

Dan yang terakhir tim LIDIKnet.com juga mengunjungi rumah kediaman AR, setelah berhasil di mintai klarifikasi terkait dugaan penggelapan dana PIP tersebut, AR telah mengakui semuanya, akan tetapi AR berjanji akan mengembalikan semua, bahkan menurutnya persoalan dana PIP sudah di mediasi oleh pihak dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus

“Kami sudah mengumpulkan semua wali murid, dan kami pihak lembaga sudah meminta maaf sama mereka, dan kami berjanji untuk mengembalikan uang yang sudah kami pakai tersebut,”Ujarnya

Dana Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi Salah satu program pokok pemerintah, Karena itulah tidak sedikit dana yang dikucurkan oleh pemerintah untuk siswa-siswi sekolah yang tidak mampu, namun Sayangnya banyak oknum di pusaran Pendidikan justru memanfaatkan haknya para siswa tersebut untuk kepentingan pribadi

Kasus teranyar, seperti yang terjadi di SDN 1 Pekon Kejadian Lom Kecamatan Cukuh Balak, saat ini sedang menjadi sorotan semua pihak, Bukan karena prestasi, melainkan sebagai ujung tombak pelayanan di Dunia Pendidikan menjadi ladang empuk untuk korupsi dana PIP