Tebar Kebaikan, Aiptu Heru Parwoko Gelar Santunan Anak Yatim dan Sunatan Massal

Lidiknet, KENDAL – Bentuk solidaritas cinta terhadap sesama, salah seorang anggota Polres Kendal melaksanakan sunatan dan santunan anak yatim terhadap tetangganya, Kegiatan ini lakukan untuk menyambut Bulan 1 Suro di lingkunganya di Perum Rejosari RT. 03/RW. 05 Desa Rejosari Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal, Senin (7/8/2022).

Aiptu Heru Parwoko mengatakan bahwa kegiatan ini tidak ada tendensius apa-apa hanya mengenang Tahun Baru Islam 1 Suro. Karena satu suro itu dilaksanakan untuk mencari kebaikan dan santunan anak yatim.

“Semua karena kepedulian lingkungan saja, kami hanya ingin membantu meringankan beban hidup para dhuafa dan anak yatim, semua dana pribadi tidak ada bantuan dari mana pun kita hanya melestarikan budaya leluhur jaman dulu, kami hanya ingin membangkitkan rasa solidaritas dan membangkitkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Heru.

BACA JUGA:  Gudang Penimbunan dan Pengoplosan BBM Jenis Pertalite Digrebeg Polisi

Heru juga berharap kegiatan hari ini hanya santunan dan pemberian sodakoh pada anak yatim dan dhuafa, dilakukan dengan doa bersama, dan kegiatan sunatan dilanjutkan dengan ramah tamah.

BACA JUGA:  Polres Batang beri Layanan Vaksinasi bagi Pengunjung di Objek Wisata

“Harapan saya kegiatan ini untuk menggugah nurani para warga untuk selalu berbagi kepada sesama, nguri-uri Budoyo Jowo, karena Bulan Suro itu identik untuk berbagi dan saya sendiri hanya ingin meringankan beban keluarga terutama anak yatim dan kaum duafa, pada dasarnya mereka tidak mampu menghitankan anaknya kami siap membantunya secara pribadi,” katanya.

“Tanamkanlah kebaikan dimana kamu berada, maka kebaikanmu itu sendiri yang akan mencarimu,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Jalin Silaturahmi, Kapolsek Talun Sambang ke Tokoh Agama

Sementara itu Taufikurrahman (11) kelas 6 SD salah satu anak yang mengikuti sunatan tersebut kepada media menyampaikan ucapan terimakasih kepada pak Heru Purwoko berkat dirinya bisa melaksanakan sunatan yang tanpa di pungut biaya sepeserpun.

“Pertamanya tadi saya merasa takut karena jarum suntiknya, selanjutnya tidak terasa apa-apa, dan semoga kebaikan pak Heru dibalas kebaikan oleh Allah subhanahuwataala,” jelasnya. (HS)