Polemik Antara Dua Kubu TPI Pekon Tanjung Jaya Masih Belum Berakhir

LIDIKnet.com, Tanggamus – Terkait mediasi antara dua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yaitu TPI BUMdes Pekon Tanjung Jaya dengan TPI Dinas Perikanan yang di kelola oleh Koperasi Silinggapuri Pekon Tanjung Jaya Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus masih berjalan buntu dan tetap menimbulkan polemik. Minggu (17/7/2022)

Pasalnya, setelah melalui proses mediasi yang sangat panjang, kedua belah pihak saling mempertahankan haknya berdasarkan ketentuan regulasinya masing-masing.

Dan dalam persoalan tersebut apabila terjadi benturan kepentingan yang berkepanjangan, maka yang akan terjadi mal administrasi yang berdampak pada kerugian bagi masyarakat, Sehingga masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang berkualitas dan keadilan dalam pelayanan.

Kembali ke Persoalan dua kubu TPI di Pekon Tanjung Jaya yang sedang menjadi polemik, Kadis Perikanan Kabupaten Tanggamus Edison, oleh Awak media saat di mintai klarifikasi terkait pernyataan pihaknya soal kewenangan TPI yang dikelola oleh BUMdes, ia mengatakan bahwa untuk pelelangan ikan yang dilaksanakan oleh BUMdes itu boleh-boleh saja tidak masalah.

BACA JUGA:  Polri Siapkan Upaya Mitigasi Cegah Penyebaran PMK Hewan Ternak

“Waktu itu pernah dibahas di rapat, akan tetapi legal kan dulu BUMdes nya, Kabag hukum pernah menyinggung soal itu, kalau BUMdes masih bergerak dan legalitasnya tidak ada, seperti yang mereka lakukan pada 6 bulan yang lalu, maka itu sama saja dengan pungli,”Kata Edison

Lebih lanjut Edison juga menjelaskan, bahwa terkait BUMdes Sumber Jaya Mandiri Pekon Tanjung Jaya tidak mempunyai dasar Hukum untuk mengelola TPI tersebut.

“Kalau pekon mau membuka pelelangan ikan, yang harus diurus aturan mainnya,”Jelas Edison

Saat ditanya oleh awak Media soal legalitas BUMdes Sumber Jaya Mandiri, Kadis Edison juga dengan tegas mengatakan, bahwa legalitas BUMdes Sumber Jaya Mandiri Pekon Tanjung Jaya tidak terdaftar.

BACA JUGA:  Patroli Dialogis, Jajaran Polres Pekalongan Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Kamtibmas

“BUMdes mereka itu ilegal, artinya mereka pungli, sebab dasar hukumnya apa mereka mungut uang dari pelelangan ikan tersebut, hati-hati Kepala Pekon nya nanti bisa kena,”Tegasnya

Lalu Edison juga berharap, agar TPI BUMdes Pekon Tanjung Jayadengan TPI Dinas Perikanan yang di kelola oleh Koperasi Silinggapuri, menurutnya, alangkah baik kalau kedua belah pihak menjadi satu.

“Misalnya TPI kami ini atau dari dinas ini melakukan Pelelangan, maka pihak TPI BUMdes bisa mensupport kebutuhan yang lain, seperti es, garam, atau alat-alat yang lainnya,”Harapnya

Di tempat terpisah, awak media mencoba untuk menanyakan hal tersebut kepada mantan PJ Pekon Tanjung Jaya Pathul Bhari, ia mengatakan bahwa terkait pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang di anggarkan dari Dana Desa tersebut, pihaknya hanya meneruskan dari perencanaan awal, yang sudah dilakukan oleh kepala definitif Pekon Tanjung Jaya Padulloh.

BACA JUGA:  Bertemu Ridwan Kamil, Pemerintah Swiss Tekankan Pencarian Eril Jadi Prioritas

“Itu sudah dilakukan melalui musdussus pada tahun 2018, dan realisasi pembangunan tersebut pada tahun 2019, makanya di bangun, karena TPI tersebut akan di ke kelola oleh BUMdes,”Kata Pathul Bhari

Lalu Pathul Bhari juga menjelaskan, terkait pembentukan BUMdes Pekon Tanjung Jaya, dilakukan pada tahun 2020 dan sudah sesuai dengan aturan dari kemendes dan sudah dilakukan pelatihan BUMdes.

“Kalau terkait izin notaris dan Kemenkumham itu tidak ada petunjuk dari PMD, dan sudah di ketahui oleh Tenaga Ahli, dan apa dasar pihak dinas perikanan mengatakan itu tidak sah,”Ujarnya