Anggota Polsek Cukuh Balak Mendatangi Rumah Warga Pekon Way Rilau Yang Di Gigit Buaya

LIDIKnet.com,Tanggamus – Anggota Polsek Cukuh Balak Bersama tim Tagana Wilayah Timur mendatangi rumah salah satu warga di dusun Sukamaju Pekon Way Rilau Kecamatan Cukuh Balak pasca terkena gigitan buaya di sungai way balak. Rabu,(29/6/2022)

Menurut keterangan Kapolsek Cukuh Balak Ipda Adi Setiawan, ia mengatakan bahwa saat mendapatkan informasi, ia langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan ceck TKP guna memastikan Korban terkena gigitan buaya.

“Ternyata benar, bahwa ada salah satu warga yang bernama Desi Anita usia 25 tahun terkena gigitan buaya di sungai way balak, saat melakukan kegiatan MCK seorang diri, dan kebetulan korban pada tahun 2021 pernah mengalami kejadian serupa,”Kata Kapolsek

Lebih lanjut Kapolsek juga menjelaskan terkait kronologi kejadian, bahwa korban yang bernama Desi Anita tersebut, pada pukul 9.00. Wib, pergi ke sungai untuk melakukan kegiatan MCK, dan tepat pada pukul 10.00 Wib, tiba-tiba ada seekor buaya melompat dari dasar sungai dan langsung menggigit kakinya korban.

BACA JUGA:  Lewat Polsanak, Sejak Dini Anak Dididik Tertib Berlalu Lintas

“Atas kejadian tersebut korban langsung di tolong oleh seorang warga yang bernama Rita Hartati (35) dan korban mengalami luka gigitan di sekitar paha, namun tidak begitu parah dan langsung ditangani oleh bidan desa,”jelas Kapolsek.

Kemudian Kapolsek juga menghimbau Kepada seluruh masyarakat yang berada disekitaran sungai Pekon Way Rilau, agar lebih berhati-hati lagi dalam melakukan kegiatan di pinggiran sungai, sebab menurutnya buaya-buaya tersebut kemungkinan banyak berkeliaran disepanjang sungai.

BACA JUGA:  Jum'at Curhat, Kapolsek Ilu Duduk Bersama Para Kepala Distrik dan Para Tokoh Bahas Sitkamtibmas di Distrik Ilu Puncak Jaya

“Kami akan mengkoordinasikan masalah ini dengan pihak pekon, Uspika Kecamatan Cukuh Balak serta terutama sekali dengan dinas terkait yaitu BKSDA Provinsi Lampung, untuk mencarikan solusi agar kedepannya tidak terjadi lagi ada masyarakat terkena gigitan buaya,”Ujarnya

Sementara itu, Ketua Tagana Wilayah Timur Liskori saat di temui di lokasi oleh tim LIDIKnet.com, ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Tanggamus terutama Dinas terkait, agar segera menerjunkan tim ke lokasi yaitu sungai Pekon Way Rilau, guna melakukan penanggulangan terhadap buaya-buaya yang ada di sungai tersebut.

“Masyarakat yang berada disekitaran sungai cukup resah atas keberadaan buaya-buaya tersebut, sebab kejadian ini sudah ke empat kalinya, dan diperkirakan hewan predator ini lebih dari satu, bahkan sudah beranak pinak, dan saya harap pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkret,”Harap Liskori

BACA JUGA:  *Perkuat Layanan di Daerah, BNI dan Bank NTB Syariah Jalin Sinergi*

Kemudian di Rumah korban, Maisuro (50) yang merupakan ibu kandung korban, saat bincang-bincang dengan tim LIDIKnet.com, ia juga berharap kepada pemerintah, baik pemerintah Pekon maupun pemerintah dari Kabupaten Tanggamus, agar dibuatkan MCK, supaya masyarakat didusun Sukamaju Pekon Way Rilau tidak lagi menggunakan sungai tersebut untuk kegiatan MCK.

“Kami sebagai masyarakat memohon kepada pemerintah, supaya mencarikan solusi terkait kebutuhan air didusun Sukamaju, sebab kita semua tahu, bahwa sungai yang sering dipergunakan oleh warga untuk mencuci pakaian, sekarang ada banyak buaya,”Pungkasnya