90 KPM Untuk Masyarakat Pekon Kuripan Terima BLT-DD Tahap Pertama

LIDIKnet.com, Tanggamus – Pemerintah Pekon Kuripan Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT – DD) Tahap pertama Kepada 90 KPM untuk Tahun Anggaran 2022 yang bertempat di balai Pekon Kuripan. Senin (25/4/2022)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Pekon Kuripan yang diwakili Sekdes Kuripan Nugraha Wijaya, SIP., Anggota Koramil 424 -01/CKB Serma Wely Apriyanto, Anggota Polsek limau Bripka Helmi, PD Kecamatan Limau Hendriansyah, Kasi Kamtibmas Kecamatan Limau Sofyan,Korcam Kecamatan Limau Taftazani, Ketua BHP beserta Jajaran.

Pembagian BLT – DD kepada 90 KPM tersebut berdasarkan acuan Peraturan Permenkeu nomor 190/PMK.07/2021, dan Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 pasal 5 ayat 4 tentang penggunaan Dana Desa Tahun 2022.

BACA JUGA:  Tarif Tiket Masuk ke Candi Borobudur Naik, Ini Tanggapan Dr. H. Abdul Fikri Faqih

Di sela – sela pembagian BLT-DD, pemerintah Pekon Kuripan juga berupaya untuk menekan tingkat penyebaran Virus Covid-19 dengan mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok, maka Pemerintah Pekon Kuripan menggandeng Tim Vaksinator Puskesmas Antar Brak untuk menggelar vaksinasi Dosis III (Booster)

Mewakili Kepala Pekon Kuripan, Sekdes Kuripan Nugraha Wijaya mengatakan, bahwa pembagian BLT-DD tahap satu untuk 3 bulan pertama yaitu bulan Januari sampai Maret yang di ambil dari anggaran Dana Desa sebesar 40 % tersebut, sudah sesuai dengan hasil Validasi.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil dan Gus Yahya Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama ke-99

“Untuk penyaluran BLT-DD yang sekarang ini, kami mengacu aturan dari pemerintah pusat, dan dana tersebut harus benar-benar terealisasi,”Kata Nugraha

Kemudian Nugraha juga memaparkan, untuk pembagian BLT-DD tersebut, sebelumnya tim validasi Pekon Kuripan melakukan pendataan terhadap masyarakat prasejahtera serta masyarakat yang usahanya terdampak Covid-19.

“Untuk 90 KPM tersebut, kami khususkan untuk Keluarga prasejahtera, Warga yang Sakit-sakitan, warga yang usahanya terdampak pandemi, tidak mendapatkan bansos, Warga lanjut usia dan yang lainnya,”Ujar Nugraha

BACA JUGA:  Dewi Aryani: BUMDesa Solusi Kurangi Angka Pengangguran di Kabupaten Tegal

Lalu Nugraha juga membeberkan terkait angka penyaluran setiap KPM mendapatkan Rp 300 ribu kali tiga bulan pertama, dengan total menjadi Rp 900 ribu.

“Untuk pembagian BLT-DD ini di bagikan Secara simbolis, dan di saksikan oleh tim pendamping serta Uspika Kecamatan Limau,”Jelas Nugraha

Di akhir penjelasannya, Nugraha juga berharap agar masyarakat yang mendapatkan bantuan, menggunakan dana tersebut dengan sebaik mungkin, mengingat kata dia, kebutuhan menjelang lebaran banyak yang harus di beli

“Semoga masyarakat cukup terbantu dengan adanya BLT-DD ini,”Tutupnya