Kasus Pencurian Sepeda Motor Di Kelumbayan Akhirnya Terungkap

LIDIKnet.com,Tanggamus – Kapolsek Limau AKP Oktafia Siagian,SH., bersama Tim Anti Begal Polres Tanggamus yang di pimpin oleh Kasatreskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, SH.MH., berhasil mengungkap Kasus pencurian dengan pemberatan sepeda motor (Curat Ranmor) di pekon Kiluan Negeri Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus. Minggu (24/4/2022)

Dari pengungkapan tersebut, Tim Satgas Anti Begal berhasil mengidentifikasi barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion Nopol B 3813 BWK milik Muhammad Santoso (23) warga Pekon Negeri Kiluan, Kelumbayan.

Selain mengamankan barang bukti sepeda motor, Tim Satgas Anti Begal juga berhasil mengidentifikasi seorang tersangka berinisial WH (23) warga Pekon Unggak Kecamatan Kelumbayan.

BACA JUGA:  Kapolres Kendal Pimpin Pengukuran Indek Tata Kelola Polri Berbasis Online (ITK-O) Polres Kendal

Fakta lain terungkap, dalam aksi kejahatannya tersebut, tersangka WH tidak sendirian, namun bersama 3 orang rekannya yang sudah diketahui identitasnya, dan terhadap ketiganya sedang dilakukan pencarian dan pengejaran sebab mereka tidak berada di kediamannya.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Polda Lampung, Iptu Hendra Safuan mengatakan, pengungkapan tersebut berdasarkan laporan tanggal 28 Agustus 2021 atas nama korbannya Muhammad Santoso (23) warga Pekon Negeri Kiluan, Kelumbayan.

“Berdasarkan penyelidikan laporan tersebut, tersangka dan barang bukti berhasil diamankan pada Sabtu (23/4/22) siang,” kata Iptu Hendra Safuan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.

BACA JUGA:  Peduli Generasi Penerus Bangsa, Polsek Ilu Kunjungi Sekolah Dasar YPPGI di Distrik Ilu

Kasat menjelaskan, kronologis kejadian pencurian yang dilakukan tersangka bersama 3 rekannya diketahui korban pada Jumat 27 Agustus 2021 sekitar pukul 05.30 WIB, pada saat itu korban sedang tidur dan dibangunkan oleh ibunya yang beritahukan bahwa sepeda motor sudah tidak ada.

Kemudian memeriksa dapur tempat memarkirkan motor, ternyata 2 unit sepeda yakni Honda Beat warna merah Nopol B 4713 BHW dan Yamaha Vixion warna merah Nopol B 3813 BWK telah hilang.

Saat korban memeriksa, ia melihat jendela rumah korban sudah rusak dicongkel dan teryata 1 unit speaker warna hitam, 1 unit laptop merk Asus warna abu-abu dan 1 unit Hp Redmi Note 7 warna cokelat juga telah lenyap.

BACA JUGA:  Kejari Pamekasan Tetapkan Oknum Kades Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp20 juta dan melaporkan ke Polsek Limau untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Selanjutnya Kasat juga menambahkan, bahwa berdasarkan keterangan tersangka, ia melakukan kejahatan tersebut bersama 3 rekannya juga telah dua kali melakukan pencurian dengan pemberatan di TKP warung sembako di Pekon Penyandingan, pada Desember 2021 lalu.

Saat ini tersangka dan barang bukti ditahan di Polsek Limau guna proses penyidikan lebih lanjut, terhadap 3 rekanya telah ditetapkan DPO.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara,”Tandasnya.