Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Melakukan Penyuluhan Kepada Kelompok Nelayan Pekon Badak

LIDIKnet.com,Tanggamus – Dinas Perikanan Tanggamus melakukan penyuluhan dan pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelaya Pekon Badak yang dilaksanakan di Aula Balai Pekon Badak Kecamatan Limau. Selasa (12/4/2022)

Selain penyuluhan serta pembentukan Kelompok Usaha Bersama nelayan, kegiatan tersebut memverifikasi data para nelayan guna pembuatan kartu Pelaku Usaha Atau Kartu KUSUKA.

Sementara pelaksanaan kegiatan tersebut di inisiasi oleh Kepala Pekon Badak Serta tokoh nelayan Pekon Badak bekerjasama dengan dinas perikanan Kabupaten Tanggamus.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Pekon Badak Muhizar, Penyuluh perikanan dinas perikanan Kabupaten Tanggamus Anwar Nugroho, Fungsional Pengawasan Perikanan Tanggamus Aan Junaidi, Serta anggota nelayan Pekon Badak.

BACA JUGA:  Sambut Hari Jadi Polwan ke-74 Tahun 2022, Srikandi Polres Kendal Gelar Baksos

Kepala Pekon Badak Muhizar, ia menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut, Sebab pentingnya nelayan untuk mendapatkan jaminan dalam keselamatan kerja dan peningkatan kapasitas penghasilan nelayan didalam melakukan usaha tangkap ikan.

“Bukan tidak mungkin, sektor kelautan memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di masa depan,”Ujarnya

Di tempat yang sama, Penyuluh perikanan dinas perikanan Tanggamus Anwar Nugroho, ia mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut ada tiga materi yang telah ia sampaikan kepada para peserta nelayan Pekon Badak.

BACA JUGA:  Meat Shortages Mean It’s Time to Try Plant-Based Protein

“Materi yang kami sampaikan tentang mekanisme atau tehnis pembentukan kelompok perikanan, tentang kartu pelaku usaha perikanan serta kartu asuransi nelayan,”Kata Anwar

Kemudian Anwar juga menjelaskan tentang manfaat kartu asuransi nelayan, bahwa dengan adanya kartu asuransi tersebut bisa mencover keselamatan kerja, untuk nelayan yang akan melakukan usaha tangkap ikan.

“Asuransi ini ada dua manfaat, yakni jaminan kecelakaan kerja nelayan dan jaminan kematian asuransi nelayan BPJS ketenagakerjaan yang disebabkan musibah kerja pada saat melakukan usaha tangkap ikan,”Jelas Anwar

BACA JUGA:  Jenazah Eril Tiba di Gedung Pakuan Disambut Salawat Nabi dari Warga

Ditanya Soal kapasitas peningkatan penghasilan nelayan, Anwar menjelaskan bahwa pentingnya mendirikan kelompok usaha nelayan guna mendapatkan pembinaan serta penyuluhan tentang segala hal terkait kebutuhan nelayan.

“Terkait masalah kebutuhan nelayan, kita tunggu program dari kementerian kelautan, jika ada program bisa kita ajukan bantuan alat-alat tangkap dan yang lainnya,”Tutupnya.