Polda Lampung Musnahkan Narkotika Senilai 271,8 Milyar, Kepala BNN Berikan Apresiasi

LIDIKnet.com,Lampung – Polda Lampung melaksanakan pemusnahan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu dan ganja hasil sitaan selama tiga bulan dari Januari hingga Maret 2022 senilai Rp 271,8 miliar. Jum’at,(8/4/2022)

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno keterangan dalam jumpa persnya pada hari Rabu 6 April 2022, ia menjelaskan bahwa sejak Januari hingga Maret 2022, jajaran Polda Lampung berhasil mengungkap sebanyak 21 kasus dengan tersangka sebanyak 29 orang.

“Barang bukti sudah kita musnahkan di antaranya 158,1 kg ganja, 181 kg sabu, dan 18.000 botol minuman keras tak berizin. Narkotika yang kita musnahkan ini dapat menyelamatkan sebanyak 1,968,844 jiwa,”Kata Hendro Sugiatno Di Mapolda Lampung.

BACA JUGA:  Website Resmi Pemda Provinsi Jabar Versi Baru: Hadirkan Informasi Layanan Publik dan Berita Daerah Terpercaya

Lalu Hendro juga menegaskan, Kepada jajaran anggotanya untuk mengambil tindakan tegas dalam memberantas kasus narkotika.

“Saya sudah perintahkan untuk mengambil tindakan tegas, tidak ada keraguan sedikit pun terhadap pengedar narkotika, Pelaku-pelaku curanmor dan pelaku begal di Lampung, hampir 99 persen adalah pecandu narkotika, beberapa kasus yang ditangani semua adalah pemakai,”Tegasnya.

Kemudian Hendro juga melanjutkan, bahwa Kasus Narkotika di Provinsi Lampung masih terbilang tinggi, hal tersebut disebabkan Provinsi Lampung merupakan jalan lintas darat pengedaran narkotika ke Pulau Jawa.

BACA JUGA:  Everything I Learned About Mobile I Learned From Potus

“Hari ini kita melakukan pemusnahan barang bukti narkotika hasil operasi dari bulan Januari sampai Maret dengan jumlah kasus 21 kasus, dan 29 tersangka,”Ujarnya.

Masih menurut Hendro, peredaran narkotika di Provinsi Lampung masih terbilang tinggi, maka dengan itu, ia mengajak semua masyarakat khususnya pemerintah untuk bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Lampung.

“Saya harap kita bisa bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Lampung yang saya lihat masih tinggi, karena lampung itu selain menjadi konsumen anak-anak muda kita, Lampung juga menjadi lintasan narkotika melalui darat menuju ke pulau Jawa,”Terangnya.

BACA JUGA:  What Can You Do To Save Your Motor From Destruction By Social Media?

Selain itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, Edi Swasono mengapresiasi kinerja Polda Lampung yang telah mengungkap jaringan narkotika internasional.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Direktorat Narkoba Polda Lampung dan bapak Kapolda yang sudah mengungkap jaringan narkotika internasional,”Ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat Provinsi Lampung yang terpapar narkotika sebanyak 31.811 jiwa.

“Hasil penelitian dari LIPI dan BNN warga masyarakat Provinsi Lampung yang terpapar narkotika, angka prevalensinya
itu diangka 31.811 saudara-saudara kita yang terpapar narkotika,”Pungkasnya. (Bidhumas)