Sanksi Tegas Bila Ada Pengusaha Di Duga Melakukan Penimbunan Sembako Selama Bulan Puasa

LIDIKnet.com,Tanggamus – Hari Ketiga Puasa bulan Suci Ramadhan 1443 H, Polres Tanggamus melaksanakan monitoring Ke pasar tradisional Serta minimarket guna mengantisipasi kelangkaan minyak goreng dan bahan pokok lainnya. Selasa,(5/4/22)

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Polres Tanggamus menerjunkan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng dan bahan pokok lainnya.

Mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K, Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu M. Yusuf, ia mengatakan, monitoring distribusi minyak goreng tersebut, guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok di pertokoan dan pasar-pasar pada bulan suci Ramadhan sampai menjelang Idul Fitri.

”Upaya ini kita lakukan untuk memastikan ketersediaan sembako pada bulan Suci Ramadhan, serta memastikan pendistribusian sembako lancar dan tepat sasaran, disamping itu juga, monitoring ini untuk mencegah terjadinya penimbunan sembako yang mengakibatkan kelangkaan serta lonjakan harga,”Kata M.Yusuf

BACA JUGA:  Berikan Materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Ini Pesan Kapolres Puncak Jaya kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan V Tahun 2022

Selanjutnya Iptu M. Yusuf juga menjelaskan dari hasil monitoring tersebut, bahwa ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Hukum Polres Tanggamus dalam kondisi aman dan harganya stabil di pasaran, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang, kemudian kebutuhan bahan pokok bisa terpenuhi dan tercukupi.

“Hasil monitoring, sampai dengan saat ini stok minyak goreng dan sembako masih ada dan tidak terjadi kelangkaan. Untuk harga minyak goreng kemasan itu sendiri bervariasi dari mulai Rp22 ribu untuk kemasan 900 ML dan Rp48 ribu untuk kemasan 2 Liter,”Ujarnya

BACA JUGA:  Anggota F-PKS MPR RI: Masyarakat Masih Menginginkan Masa Jabatan Presiden Sesuai Konstitusi

Sementara Fakta lain dilapangan, Masih kata Iptu M. Yusuf, bahwa soal belum adanya ketersediaan minyak goreng curah yang dinanti oleh masyarakat yang harganya cukup murah, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait agar minyak goreng segera didistribusikan.

“Harapannya, kepada unsur terkait minyak goreng curah segera tersedia sehingga masyarakat dapat membeli minyak goreng dengan harga murah,”Harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu M. Yusuf juga mengimbau kepada para pemilik usaha bahan pokok dan minyak goreng, agar tidak melakukan penimbunan barang-barang kebutuhan pokok.

BACA JUGA:  Tiga Warga Tanggamus Yang Sedang Menderita Sakit, Di Jenguk Oleh Bupati.

Pasalnya, sesuai arahan Kapolri dan Kapolda Lampung, jika ditemukan adanya penimbunan, pihak Polres Tanggamus tidak segan-segan untuk memproses hukum para pelaku sesuai dengan Pasal 29 dan Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, serta Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang di ancam dengan pidana selama lima tahun penjara.

“Untuk mencegah penimbunan, kami juga meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya dugaan penimbunan bahan-bahan pokok yang dilakukan oleh siapapun demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanggamus,”Tutupnya. (*)