Polsek Kota Agung Dibantu Warga Tangkap Pembobol Besi Guardreile di Area Jembatan Kota Batu

LIDIKnet.com, Tanggamus – Polsek Kota Agung, Polres Tanggamus bersama warga berhasil menangkap satu pelaku pencurian sambungan guardraile (pagar pengaman jalan) di jalan lintas barat area jembatan Way Maja, Kota Agung Barat, Tanggamus. Rabu,(30/3/22)

Dalam keterangannya, Kapolsek Kota Agung AKP Sugeng Sumanto, SE.MH., yang Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi,SIK, bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh dua orang, dan baru satu pelaku tertangkap dengan inisial DS (19) Warga Pekon Kanyangan Kecamatan Kota Agung Barat.

Aksi pencurian tersebut terungkap setelah adanya laporan masyarakat yang mencurigai tindakan para pelaku, dan kemudian warga dilaporkan ke Polsek Kota Agung.

“Ada saksi yang melihat kecurigaan terhadap pelaku yang sedang di tempat kejadian tersebut. Selanjutnya memberitahukan kepada Polsek Kota Agung dan akhirnya salah satu pelaku berhasil diamankan,” kata AKP Sugeng.

BACA JUGA:  Hari Air Sedunia 2022, Jabar Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkeseimbangan

Selanjutnya Kapolsek menjelaskan, bahwa pelaku memang tertangkap langsung saat sedang beraksi mencopoti sambungan antar guardraile yang materialnya berupa plat baja pada 28 Maret lalu.

Fungsinya untuk sambungan antar batangan guardraile sekaligus sambungan ke tiang penyangga guardraile yang ditanamkan ke tanah pada bahu jalan.

Saat tertangkap, kata Kapolsek sambungan guardraile tersebut oleh pelaku dimasukkan dalam karung plastik, dan di dalamnya juga terdapat baut dan mur pengait guardaile.

“Barang bukti yang diamankan berupa dua karung berisi besi plat penahan guardrail berikut mur dan bautnya. Satu buah kunci Inggris, satu buah tang,”Jelasnya.

BACA JUGA:  Cegah Penularan PMK, Anggota Bhabinkamtibmas Pantau Peternakan Sapi

Lalu Kapolsek juga mengungkapkan, bahwa berdasarkan keterangan tersangka DS serta berikut saksi-saksi, ia melakukan pencurian bersama seorang rekannya yang telah diketahui identitasnya.

“Diduga DS bersama temannya yang melarikan diri. Terhadap temannya masih dilakukan pengejaran,”Ujarnya.

Kemudian Kapolsek juga menambahkan, akibat pencurian 18 plat atau 9 pasang guardraile tersebut, pihak Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mengalami kerugian sebesar Rp12 juta.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara,”Tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan tersangka bahwa ia melakukan pencurian bersama seorang rekannya menggunakan tang dan kunci inggris.

BACA JUGA:  Tim Itwasum Polri Gelar Monitoring Pengendalian Mutu Audit Kinerja di Polres Tegal Kota

“Buka bautnya pake tang dan kunci inggris,”Kata DS di Polsek Kota Agung.

Pria yang sudah menikah dan saat ini istrinya sedang hamil tersebut mengaku melakukan pencurian karena tidak memiliki pekerjaan dan hasilnya akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli rokok.

“Rencana besi tersebut untuk dijual seharga Rp5 ribu dan uangnya mau dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,”Ucapnya.

Ditempat berbeda, saksi bernama Erlan Saputra mengatakan, pelaku berhasil ditangkap setelah warga yang melaksanakan Siskamling melakukan patroli malam.

“Jadi saat patroli siskamling, kami melihat orang mencurigan mengambil besi di jalan tersebut. Saat hendak diamankan, seorang rekannya kabur ke arah sekolah,”Kata Erlan. (*)