Pria asal Situbondo Bunuh Pacarnya Sendiri Karena Cemburu

JEMBER – Akibat Terbakar api cemburu pemuda berinisial SYP (26) warga Dusun Gedang, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo diduga membunuh pacarnya WN (21) warga Dusun Krajan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember.

Korban diduga dibunuh dengan cara dicekik dan dibekap dengan kain oleh pacarnya sendiri. Tindak dugaan pembunuhan itu dilakukan di dalam kamar korban.

Menurut Kapolsek Sukowono AKP I Putu Adi Kusuma terkait kasus dugaan pembunuhan itu. Terduga pelaku saat ini sudah diamankan di mapolsek

BACA JUGA:  Ungkap Kasus Sabu Jaringan Internasional, GANN Pamekasan Apresiasi Polda Jatim

“Maaf tidak bisa memberikan keterangan banyak. Karena masih kami periksa di mapolsek,” kata Adi saat dikonfirmasi di Mapolsek Sukowono, Jum’at (14/1/2022).

Terkait dugaan pembunuhan itu, kata Adi, dari informasi awal yang diterima olehnya. Diduga terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Terjadinya dugaan kasus pembunuhan itu, diawali dari korban saat pagi hari mengabari pacarnya sudah memiliki laki-laki lain sebagai kekasihnya yang baru.

BACA JUGA:  Naik Slender, Bupati Baddrut Tamam Musnahkan 2.577 Botol Miras

Karena terbakar cemburu, terduga pelaku langsung mendatangi rumah korban. Berangkat dari Situbondo sekitar pukul 9.00 WIB dan sampai di Jember atau rumah korban sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun karena korban sedang tidak ada di rumah dan di rumahnya, kedua orang tua korban juga sedang bekerja. Kondisi rumah dalam kondisi sepi.

Saat itu terduga pelaku melihat jendela kamar korban terbuka. Kemudian terduga pelaku masuk ke kamar korban lewat jendela kamarnya.

BACA JUGA:  Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Terduga pelaku sembunyi di dalam kamar korban dan sembunyi dibalik gantungan baju.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, korban berinisial WN pulang ke rumah dan masuk ke dalam rumahnya. Pintu depan dikunci, korban pun langsung masuk ke dalan kamarnya. Saat itu ada terduga pelaku sudah bersembunyi dalam kamar, korban tidak mengetahui itu,” kata Adi.