Ratusan Warga Tolak Penempatan Balai Desa Marparan Sreseh Sampang

SAMPANG, – Ratusan warga Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur menolak penempatan Balai setempat yang akan ditempati oleh PJ  Kepala Desa Maparan.

Sebelumnya Desa Marparan tidak memiliki balai desa tetap, untuk melayani warga. Balai desa sebelumnya ditempatkan di kediaman mantan Kades Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang.

Setelah masa jabatannya selesai, maka diganti PJ Kades ialah Gofur dan Balai Desa dipindah. Namun, pemindahan Balai Desa tersebut ditengarai ditempatkan di rumah saudara mantan Kepala Desa Marparan.

BACA JUGA:  Ketua PKB Pamekasan Ditunjuk Jadi Manajer Persepam

Elman (35) salah satu warga  Marparan mengatakan, bahwa PJ Kades Marparan itu tidak netral dan disinyalir bekerja sama dengan mantan kepala desa yang sudah lepas masa jabatannya.

BACA JUGA:  Dear Jatim Soroti Bendera Merah Putih Dipaku ke Pohon Sepanjang Jalan di Pamekasan

“Seakan-akan suara masyarakat di bungkam. Serta tokoh-tokoh sengaja dipilih di dalam forum musyawarah penempatan balai desa tersebut, kami pastikan itu bukan tokoh yang sebenarnya,” ujar Elman, Selasa (04/01/2022).

Menurutnya, ada salah satu warga bernama Tajib, dia itu bukan tokoh. Akan tetapi, dalam kehadiran musyawarah dijadikan tokoh.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah dan Bupati Baddrut Soft Launching MTQ ke-29 di Pamekasan

“Ayolah PJ Kades Marparan harus netral, balai desa jangan sampai ditempatkan di rumah salah satu keluarga mantan kepala Desa. Karena, sebagian besar masyarakat enggan untuk menerima hal itu, karena sebelumnya pelayanan di Desa Marparan kurang maksimal. Jangan sampai PJ Kades Marparan ada main mata,” tegasnya.