KIHT Pemkab Pamekasan Bakal Bermitra dengan Pabrik Rokok Lokal

PAMEKASAN,- Berdirinya kawasan industri hasil tembakau (KIHT) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur ternyata mendapat sambutan positif dari pabrik rokok lokal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin menyampaikan, terdapat sejumlah pabrik rokok lokal telah menyampaikan komitmennya untuk bergabung dengan KIHT.

“Sekarang sudah ada sekitar lima (pabrik rokok, red) yang mau masuk, kita fasilitasi. Untuk KIHT sementara ini kita free-kan dulu, karena takut nanti bilang belum apa-apa sudah bayar. Kita subsidi dulu,” ungkapnya, Jum’at (24/12/2021).

BACA JUGA:  Vaksinasi Rendah, Pilkades Serentak di Pamekasan Kembali Ditunda

Dia menjelaskan, pendirian KIHT berawal dari masalah tata niaga tembakau yang terjadi setiap tahun.

Baik masalah harga atau serapan tembakau yang tidak sebanding dengan melimpahnya produksi tembakau milik petani.

BACA JUGA:  Lapas Pamekasan Peringati Hari Santri Nasional 2021 Bersama Seluruh Warga Binaan

Termasuk pula maraknya produksi rokok ilegal di wilayah Pamekasan.

“Karena berdasarkan data dari Bea Cukai, yang paling banyak tangkapan rokok ilegal itu di Pamekasan. Nah, untuk mengantisipasi itu dan produksi rokok ilegal tidak semakin besar, caranya dengan membangun KIHT,” tandasnya.