Geger! Warga Sumenep Temukan Tengkorak

SUMENEP, – Kerangka mayat perempuan tidak dikenal ditemukan warga Pulau Tonduk, Dusun Tonduk Barat, Desa Tonduk, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kerangka mayat perempuan tidak dikenal ini ditemukan warga tepat berada di tepi pantai pelabuhan. Selasa, 21 Desember 2021, sekitar pukul 13.30 WIB.

Warga yang kaget langsung melaporkan insiden penemuan kerangka mayat perempuan itu ke Kepolisian Sektor (Polsek) Raas.

Sempat heboh, akhirnya polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasilnya, kerangka mayat tersebut diduga adalah korban kecelakaan laut.

BACA JUGA:  Tersambar Petir. Rumah dan Dapur di Pamekasan Porak Poranda

Kerangka mayat ini diperkirakan berumur 3,5 tahun. Kondisinya pun sudah sulit dikenali. Polisi hanya menduga, kerangka mayat tersebut sudah lama menghilang hingga terdampar di kawasan tersebut.

Kerangka mayat ini memakai baju kaos singlet, celana pendek warna gelap motif batik.

“Kerangka mayat ini sudah tidak dapat dikenali. Mayat dalam keadaan sudah rusak, tinggal tulang,” kata AKP Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep dalam rilisnya, Selasa (21/12).

BACA JUGA:  Soal Kasus Pencemaran Nama Baik PMII, Begini Kata Anggota DPR RI

Polisi mengambil sampel dan barang bukti (BB) yang melekat pada kerangka mayat perempuan tersebut untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kronologi ditemukannya kerangka mayat tersebut bermula saat Ainun (10), warga setempat tengah bermain dan mencari kerang kerangan ditepi pantai pelabuhan.

Tiba-tiba, dia melihat kerangka mayat yang sudah bercampur pasir laut. Kaget karena ada tulang manusia, dia langsung memberitahukan hal itu kepada Kepala Desa (Kades) Tonduk, Hj. Sri Hajati (40).

BACA JUGA:  Wisata Pulau Giliyang Kurang Fasilitas, ini yang Dilakukan Disbudporapar Sumenep

Kediaman Kades Sri Hajati tidak jauh dari tempat penemuan kerangka mayat perempuan tersebut.

Heboh soal adanya tengkorak manusia, tidak lama kemudian banyak warga berdatangan melihat kerangka mayat itu.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis, selanjutnya warga sekitar, menguburkan kerangka mayat tersebut di tempat pemakaman umum.