Tim Penjaringan Calon Ketua KONI Pamekasan Diduga Langgar AD/ART

PAMEKASAN. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pamekasan diduga melanggar Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tentang proses pencalonan ketua KONI Pamekasan untuk periode 2021-2026.

Abdul Hamid ketua Forum Pemerhati Olahraga Pamekasan (Forpop) mengatakan, ada temuan terkait ketidaksinkronan terkait tata tertib (tatib) bursa pencalonan ketua KONI dengan AD/ART.

Dikatakannya, dalam AD/ART KONI menyebutkan bahwa bakal calon bursa KONI tidak boleh merangkap jabatan dalam kepengurusan KONI.

BACA JUGA:  Zulkifli Hasan: Partai UKM Indonesia Energi Baru PAN

Sementara itu di kabupaten Pamekasan, calon tunggal ketua KONI periode 2021-2026, Loeqman Al Hakim yang merupakan incumbent dan dua periode menjabat telah merangkap jabatan dengan masuk struktur pengurus KONI Jatim.

“Panitia Penjaringan bursa calon KONI diduga melanggar AD/ART,” katanya saat menggelar audensi di kantor KONI Pamekasan. Jum’at, (10/09/2021).

Untuk diketahui, Musyawarah Cabang (Muscab) KONI Pamekasan akan digelar pada hari Selasa tanggal 14 September 2021.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Lakukan Kunjungan Kerja ke Eropa Temui Sejumlah Investor

Selain itu, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pamekasan dinilai telah menciderai demokrasi. Sebab, tidak memberikan informasi untuk masyarakat terkait proses pencalonan KONI.

Proses dan tatib bursa pencalonan hanya diketahui oleh Cabang olahraga (cabor) yang sudah terdaftar di KONI. Padahal informasi itu penting diketahui publik.

BACA JUGA:  Bupati Pamekasan Apresiasi Inovasi Lurah Barkot, Buat Administrasi Kependudukan Cukup di Rumah

“Orang lain dipersempit ruangannya untuk ikut kontestasi,” katanya.

Dalam audensi tersebut, langsung ditemui Abd Razak selaku Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pamekasan. Namun ia tidak banyak merespon. Hanya saja ia berjanji akan menyampaikan rekomendasi tersebut untuk panitia Musyawarah Cabang (Muscab) KONI Pamekasan.

“Catatan dari teman-teman akan disampaikan ke panitia, terkait calon yang rangkap jabatan,” pungkasnya.