News  

Warga Pamekasan Keluhkan Truk Pengangkut Sirtu Tak Pakai Penutup

PAMEKASAN. Masyarakat Pamekasan mengeluhkan maraknya truk pengangkut sirtu yang melintas di jalan protokol dengan tidak menggunakan penutup.

Keluhan itu disampaikan karena hilir mudik truk pengangkut Pasir dan Batu (Sirtu) mengganggu konsentrasi. Debunya berterbangan karena tidak ada terpal penutup muatan.

Nurus, salah satu pengguna sepeda motor di Pamekasan menuturkan, sopir truk seharusnya memikirkan keamanan diri dan pengguna jalan lainnya. “Debunya bikin mata kelilipan. Saya harus jaga jarak karena serpihan batu berjatuhan,” ujarnya. Minggu, (22/08/2021).

BACA JUGA:  Peduli Pendidikan, Medco Energy Berikan 200 Handphone untuk 28 Lembaga di Pamekasan

Menurutnya, truk yang mengangkut sirtu seharusnya dilengkapi penutup agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. “Kok masih nekat beroperasi padahal tidak ada penutupnya,” sesalnya.

Nurus berharap keluhannya direspon aparat. Sehingga, menegur dan menertibkan sopir truk pengangkut sirtu yang tidak dilengkapi penutup. “Semoga ada yang memperingatkan. Ini merugikan pengguna jalan lainnya,” tandasnya.

BACA JUGA:  Ibu Bupati! Ada Salah Satu Warga Miskin Di Kecamatan Limau Yang Hidup Nya Cuma Sebatang Kara

Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Deddy Eka Aprianto, mengatakan, kepolisian sudah memberikan imbauan agar para supir mengunakan penutup terpal.

Penggunaan penutup itu untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan.

BACA JUGA:  Pastikan ketersediaan Pupuk, kadis DKPP Pamekasan Sidak Gudang dan Distributor

“Kami sudah melakukan imbauan dan penindakan supir truk yang melanggar,” tandasnya saat dikonfirmasi.