Sosial  

Secara Swadaya, Warga Palengaan Laok Gotong Royong Bangun Jembatan Ambruk

PAMEKASAN. Warga Palengaan Laok kecamatan Palengaan kabupaten Pamekasan bergotong royong membangun jembatan ambruk. Rabu, (24/03/2021).

Jembatan ambruk yang diperbaiki tersebut merupakan jembatan penghubung kediaman KH Romli dan kiai Muhammad Shodiq yang berada di Dusun Jati Jajar.

Terlihat di lokasi pembangunan, Para masyakarat begitu semangat memperbaiki jembatan selebar dua meter yang ambruk akibat hujan deras beberapa minggu lalu itu.

BACA JUGA:  Syafrudin Budiman Ngopi Bareng Mahasiswa Natashya Haliza Mahasiswa Udayana, Bahas Plan Bisnis di Amerika

Secara swadaya, masyarakat patungan atau sumbangan untuk membeli beberapa bahan yang dibutuhkan. Mulai dari semen, batu dan bahan yang lainnya.

“Kami bersama masyarakat saling bahu-membahu memperbaiki dengan cara sumbangan seikhlasnya. Karena ini jalur penting,” kata Musta’i warga setempat yang juga promotor penggalangan dana.

Pria yang akrab disapa Tretan Camok itu menyebutkan, bahwa jembatan yang ambruk tersebut jalur utama yang sering dilewati masyarakat. Bahkan, jalur tersebut merupakan jalur bisnis atau usaha masyarakat Palengaan Laok.

BACA JUGA:  270 Warga Binaan Lapas Pamekasan Ikuti Vaksinasi

Diakuinya, jika jembatan tersebut tidak segera diperbaiki, maka usaha masyakarat yang bergerak di genting terhambat dan ekonomi lesu. Sebab, selama ini, jembatan tersebut hanya bisa dilintasi sepeda roda dua.

BACA JUGA:  Tahun 2021, 630 Unit Rumah di Pamekasan Akan Segera Diperbaiki

“Semangat masyarakat cukup tinggi, ada yang menyumbang berbentuk bahan atau barang. Ada juga yang memberikan makanan,” ujarnya.

Dikatakannya, selama jembatan ambruk ada beberapa petugas atau pegawai yang datang untuk mengecek ke lokasi. Hanya saja tidak ada kejelasan yang pasti untuk perbaikan.

“Pekerjaan hari pertama sudah selesai di bagian bawah. Nanti dilanjutkan kembali,” pungkasnya.