Oknum Polisi Pamekasan Masuk Komplotan Perampok 4,3 Kilogram Emas

PAMEKASAN. Anggota gabungan Polda Jatim dan Polres Banyuwangi mengamankan tiga perampok toko emas. Salah satu tersangka yakni Aiptu AW.

Diketahui, Oknum polisi aktif itu bertugas di Pamekasan dan diamankan bersama tersangka Didik Hariyono dan satu tersangka berinisial DH.

Dalam aksinya, ketiga tersangka berhasil membawa kabur lebih dari 4,3 kilogram emas.

“Memproses tiga tersangka dan melakukan penahanan di Polres Banyuwangi,” kata Kadivhumas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono dalam siaran pers di Jakarta, kemarin di kutib dari Memorandum.co.id.

BACA JUGA:  Saat Prescon Terduga Razman Mengakui Simpan 2 Peluru Polisi, Ternyata Sanksi Pidana-nya Berat

Informasi dihimpun, kasus ini bermula saat salah satu tersangka dan pemilik toko emas menjalin bisnis. Dari sana kemudian muncul tanggungan atau utang kepada tersangka. Karena tidak kunjung ada titik temu, tersangka kemudian mengajak dua orang untuk mendatangi lokasi.

BACA JUGA:  Hari Bhayangkara Ke-75, 41 Personil Polres Pamekasan Naik Pangkat

“Kasus terjadi karena hutang piutang, kemudian terlapor mengambil hak-nya berupa perhiasan emas karena pelapor tidak mau membayar uang perjanjian bisnis,” tambah Argo.

Argo memaparkan, terkait kasus ini, pihak Polsek Genteng sudah mencoba untuk melakukan mediasi kedua belah pihak. Hanya saja, upaya mediasi tersebut tidak membuahkan hasil.

“Sudah melakukan mediasi, namun deadlock yang akhirnya terjadi dugaan peristiwa pidana,” ucap Argo.

BACA JUGA:  Mall Pelayanan Publik dan Dukcapil Tangguh untuk Masyarakat Pamekasan

Sementara itu, dalam kasus ini, Aiptu AW diminta salah satu tersangka untuk menjaga pintu masuk toko emas tersebut ketika peristiwa pencurian itu terjadi. Atas hal itu, AW sudah diproses oleh Propam Polda Jatim.

“Untuk keterlibatan AIPTU AW sednag dalam proses hukum oleh Propam Polda Jatim,” pungkasnya.