Sosial  

Gerak Cepat Kades Blumbungan Pamekasan Bantu Warganya Tersambar Petir

PAMEKASAN. Ferry Andriyanto Alfin Kepala Desa (Kades) Blumbungan Kecamatan Larangan kabupaten Pamekasan bergerak cepat untuk membantu warganya yang tersambar petir. Minggu (14/03/2021).

Korban atas nama Abd Bahar merupakan warga Dusun Tambak Sari Desa Blumbungan Pamekasan.

Kades Blumbungan Pamekasan, Ferry Andriyanto Alfin datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi korban serta rumah dn dapurnya yang berserakan usai tersambar petir.

Ferry biasa disapa warganya mengatakan, bahwa ia akan membantu biaya pengobatan dan pembangunan rumah korban yang saat ini kondisinya sudah berserakan.

BACA JUGA:  10 Pencuri Kotak Amal di Pamekasan Ditangkap Polisi, Satu Buron

Pertama, untuk biaya pengobatan akan diberikan secara gratis hingga sembuh dan pembangunan akan diusahakan semampunya dia.

“Kami akan membantu untuk memulihkan musibah ini, pertama yang paling penting kesehatan korban dan kami akan tanggung biaya pengobatannya,” katanya saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA:  Rusak dan Becek, Warga Palengaan Laok Kembali Gotong Royong Perbaiki Jalan Poros Desa

Dikatakannya, musibah tersebut terjadi di siang hari yang sedang gerimis. Saat itu korban sedang memperbaiki alat tukangnya. Namun nasib naas petir menimba dia yang mengakibatkan satu dapur dan rumahnya berserakan.

“Pertama kalinya petir menyambar kilometer dan kemudian ke pemilik rumah,” ujarnya.

Kondisi rumah dan dapur korban bagian atapnya rusak, dinding dan seluruh kaca yang ada dirumahnya pecah serta barang-barang di dalam rumah rusak semua dan termasuk satu TV.

BACA JUGA:  Gerakkan 8 Armada, Pemkab Pamekasan Droping Air Bersih untuk 73 Desa dan 263 Dusun

“Yang rusak tidak hanya punya korban, tetangga korban bagian kilometernya juga rusak,” ujarnya.

Selain itu, akibat sambaran petir, korban sempat terkapar dan mengalami luka-luka bagian kaki dan bahunya setelah runtuhan batu dinding.

“Alhamdulillah, saat ini korban sudah sadarkan diri, dan saya akan berusaha membantu memperbaiki dan pengobatan korban,” pungkasnya.