Ketua DPRD Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin Covid-19

PAMEKASAN. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Pamekasan (DPRD Pamekasan) Fathor Rahman gagal disuntik vaksin Covid-19.

Fathor Rohman tidak jadi disuntik vaksin karena kondisi badannya yang kurang sehat. Yakni sedang mengalami flu.

“Saya tidak bisa melanjutkan ke meja ketiga untuk disuntik vaksin karena kondisi badan dalam keadaan flu,” Kata Fathor Rohman usai diperiksa dimeja pertama dan kedua di Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan. Rabu, (27/01/2021).

BACA JUGA:  ketua PWNU Riau Berikan Materi Dalam kegiatan BNPT RI Bertajuk "Pelibatan Pemuda Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme"

Selanjutnya, dokter mempersilahkan untuk ketua DPRD Pamekasan istirahat selama 14 hari.

Sebelumnya, Bupati Baddrut Tamam menjadi orang pertama yamg disuntik vaksin oleh Dr Irma Puspita salah seorang dokter di Puskesmas Teja Pamekasan.

BACA JUGA:  Bersama Makordi, Polres Pamekasan Gelar FGD dan Vaksinasi

Baddrut Tamam merupakan orang pertama yang menerima vaksin Sinovac di kabupaten Pamekasan.

Pelaksana vaksinasi dilakukan di dua tempat. Yakni pendopo dan puskemas Kowel yang diikuti oleh 30 orang meliput forkopimda, tenaga kesehatan (Nakes) dan beberapa perwakilan dari ketua NU dan Muhammadiyah Pamekasan.

BACA JUGA:  Ngopi Bareng Kebaya Goes To UNESCO: Kebaya Milik Warisan Semua Anak Bangsa, Bukan Hanya Pulau Jawa

Untuk diketahui, Vaksin CoronaVac yang diproduksi oleh perusahaan farmasai asal China, Sinovac, memerlukan dua kali penyuntikan, masing-masing sebanyak 0,5 milimeter dengan jarak waktu 14 hari.